Wednesday, August 1, 2012

Bukber Minggu Pertama

Bukber Minggu Pertama

Alhamdulillah atas dukungan seorang teman yang ingin mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT  atas diberikannya tempat kerja dan posisi di kantor yang baru, terlaksanalah Bukber di minggu pertama dengan acara sebagai berikut:
1. Menggambar, Menulis pusisi dan Cerita Pendek
2. Sharing/Diskusi tentang Puasa
3. Buka Puasa
4. Shalat Maghrib
5. Makan Malam
6. Shalat Isya dan Tarawih
7. Tadarus Al-Quran






















Wednesday, July 25, 2012

Rindu Kami Pada Ramadhan


 Rindu Kami Pada Ramadhan

Ramadhan, satu diantara dua belas bulan yang dimuliakan
Ramadhan, engkau dimuliakan karena pada siang harimu setiap orang yang beriman beribadah puasa
Ramadhan, engkau dimuliakan karena pada malam-malam harimu jutaan orang beriman menyebut, mengingat, meminta penuh harap  dengan qiyamul lail dan tadarus al-quran
Ramadhan, engkau dimuliakan karena menjelang pagimu jutaan orang beriman mempersiapkan diri berperang melawan nafsu terbesarnya, hawa nafsu
Ramadhan, engkau dimuliakan karena jutaan orang beriman saling berbagi kasih terhadap apa yang mereka miliki.

Ramadhan, bulan yang di dalamnya jutaan orang yang beriman diberikan pendidikan character mulia yang merupakan bagian dari asmaul husna, sabar, ash-shobuur.
Ramadhan, saat jutaan orang yang beriman menanti bercinta denganmu
Ramadhan, kehadiranmu membawa sejuk dunia dalam damai, sehingga tidak satupun manusia beriman rela engkau tinggalkan

Ramadhan oh ramadhan, kami rindu, kami bahagia karena Allah menebarkan cinta-nya di hari-harimu

Monday, July 23, 2012

Agenda Ramadhan 1433 H

Agenda Ramadhan 1433 H

Alhamdulillah, kembali kita memasuki Bulan Ramadhan penuh berkah, Rahmat dan Kasih Sayang dari-Nya. Kami mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin, semoga puasa kita pada bulan ini sukses dan Allah mencatat dan menggolongkan kita semua dalam golongan orang-orang yang bertaqwa, Amin.

Sekedar memberi informasi, Pengajian Anak-Anak Nurul Islam selama bulan Ramadhan tetap melaksanakan pengajian seperti biasa dengan waktu sore dan malam hari. Namun berkaitan dengan momen Ramadhan yang mulia ada sedikit tambahan jadwal kegiatan untuk yang malam hari yaitu;
1. Shalat Isya Berjamaah dilanjut dengan Tarawih
2. Tadarus Al-Quran
3. Buka puasa (28 Juli) dan tausiah Puasa
4. Buka Puasa dan Sahur Bersama dan tausiah puasa. Peserta mengingap (11 Agustus).

Semoga kegiatan yang telah dirancang dapat berjalan dengan lancar dan para santri mendapatkan pengalaman  dan ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan.

Photo kegiatan Malam Kedua


 Adzan Isya
Qabliyah Isya
 Qabliyah Isya

Tarawih
Tadarus Al-Quran
Membaca







Saturday, July 14, 2012

Malu itu Sebagian Dari Iman

Malu itu Sebagian dari Iman

Jamrud terlihat bingung, air mukanya nampak memendam sejuta asa yang tidak terungkap. Kasihan sekali dia, ungkapku dalam hati. “Rud! kenapa melamun?” tanyaku mengagetkannya sehingga menghamburkan lamunannya. “Astaghfirullaahal’azhim, lagi-lagi kamu, Pang!, ngagetin aja sih”, balasnya sedikit kesal pada temannya Jampang.

“Aku lihat dari tadi kamu melamun saja, ada apa?” tanya Ku tegas, “baru diputusin cewek ya?”, mencoba meledeknya. “kaga” jawabnya yakin, “cewek dari mana mutusin gua, dari hongkong?” lanjutnya sambil bercanda. “ha….ha….ha…”, tawaku renyah.
“Jadi apa sebenarnya isi lamunanmu tadi?” Tanya Ku, “Begini bro” Jamrudpun bercerita:
“Beberapa minggu yang lalu pak ustadz dipengajian Ku pernah berkata, “Alhayaa u minal iman” yang artinya menurut beliau, “malu itu bagian dari iman. Namun hari ini guru agama Ku di sekolah, mengatakan hal yang beda katanya, “untuk apa malu, malu tidak akan pernah membuat mu maju”, begitu katanya. Sekarang aku bingung mana sebenarnya yang benar dari kedua guru Ku tersebut.

“Apa kamu sudah coba klarifikasi, atau apakah kamu tidak menyimak kedua gurumu itu berkata dalam konteks seperti apa?” Tanya Ku mencoba solving problem. “kaga” jawabnya pasti. “Lha terus ngapain aja saat kamu mendapatkan nasihat mereka”, mencoba mengarahkan jalan pemikirannya. “Tidur, tapi tidak tidur beneran sih, cuma mata ini berat sekali dibuka, tapi telingaku tetap memantau”, jawabnya ngeles. “Ya, pantesan aja, kaga nyambung, tidur!

Memang kita sering mendengar dua kata tersebut, dan jika kita tidak memahami konteksnya saat kalimat tersebut terungkap maka bingunglah kita. Kasus yang di alami Jamrud sebenarnya tidak perlu dilamunkan kalau ia mengikuti alur kedua penjelasan gurunya.

Konteks pertama berinti pada pesan, kita harus malu jika melakukan tindakan yang menyimpang dari ajaran Allah. Selain itu misalnya berzinah,meminum-minuman yang haram, mengkonsumsi narkoba dan lain-lain. Selain itu juga kita harus malu sama Allah kalau sampai menyakiti sesama makhluk ciptaan-Nya. Kalau kita memegang prinsip iniberarti kita harus menjauhi apa yang dibenci Allah.

Sedang konteks yang kedua berinti pada pesan, membuang sikap malu yang membuat diri tidak mampu mengungkapkan/merealisasikan dalam kehidupan potensi besar yang ada dalam diri kit, sebagai anugerah dan nikmat dari Allah SWT. Dengan “tidak punya malu” dalam arti percaya diri untuk, percaya bahwa setiap manusia dalam kondisi maaf cacat sekalipun punya kelebihan. Pesan ini meminta kita untuk meredam kelemahan dan meninggikan potensi besar yang masih terpendam. Dan hal tersebut adalah perintah Allah.
Nah, kawans makanya jangan kalau mendengar sesuatu jangan setengah-setengah, sebab namanya juga setengah, kan kalau setengah berarti belum penuh, kalau belum penuh ya belum sempurna, maka dari itu sempurnakanlah dengan memberikan attention/perhatian dan focus agar tidak menjadi orang yang setengah. He…he…he…

Friday, June 8, 2012

Tadi malam, kamis malam, waktunya melanjutkan kegiatan membaca dan bercerita. Kalau pada beberapa minggu lalu, kegiatan dilakukan pada tingkatan goup kecil, small groups, malam tadi, dicoba dalam group besar, whole groups. Meski dalam prakteknya mereka masih membaca belum bercerita, namun untuk melatih mental di awal adalah sebuah keharusan. Karena belajar adalah sebuah proses, berikut kilasan video tampilan mereka pada kegiatan membaca dan bercerita, insya Allah dua pekan mendatang mereka akan diminta tidak hanya membaca, namun mampu bercerita, semoga.







Friday, June 1, 2012


Kegiatan Malam Jum’atan; Membaca dan Bercerita
Manfatat Kegiatan  


Setelah dua kali pertemuan kegiatan membaca dan bercerita yang dilakukan setiap satu minggu sekali setiap kamis malam jumat saya mencoba mengambil masukan dari para “santri senior” apa yang mereka rasakan setelah dua kali mengilkuti kegiatan membaca dan bercerita. Berikut adalah petikan komentar dari pengalaman santri setelah mengikuti kegiatan membaca dan bercerita.

Untuk mengetahui efektivitas dan manfaat kegiatan tersebut saya telah mewancarai mereka dengan pertanyaan-pertanyaan sebagi berikut:

1.       Apakah kamu pernah mengikuti dan mempelajari kegiatan seperti ini seperti ini di sekolah?
2.       Setelah mengikuti kegiatan ini apa yang kamu rasakan?
3.       Apa manfaat kegiatan ini bagi kamu?
4.       Bandingkan keadaanmu sebelummengikut kegiatan ini dan setelah mengikuti kegiatan ini
Berikut adalah jawaban polos mereka-mereka yang mendapat tugas membaca dan bercerita kepada teman-temannya
Alda elvionicha Pratiwi
Kelas 8, SMP N 10 Tangerang
1.       Belum
2.       Dapat menambah ilmu pengetahuan, dapat lebih mudah mencerna informasi, menambah wawasan.
3.       Ya, sama seperti nomor satu
4.       sebelum: susah mencari informasi kurangnya masukan-masukan pembelajaran
5.       sesdudah: dapat mencari informasi secara mudah, lebih banyak menerima masukan pembelajaran,  bertambahnya ilmu dalam membaca.

Susi Hanadayani
Kelas : 6 SDN Karang Tengah 09
1.       Belum
2.       Mendapatkan manfaat untuk bisa belajar membaca dan bercerita atau menjadi faham cara menulis.
3.       Ya, kita mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk kedepannya agar tahu dulu saya menceritakan tentang cerita apa saja kepada orang lain
4.       Dulu saya tidak lancar membaca dibangku kelas dua, akhirnya saya berlatih membaca cerita, sampai sekarang alhamdulillah membacanya sudah lumayan lancar.

Miftahul Jannah
Kelas enam SDN Sudimara timur 05
1.       Belum
2.       Kegiatan ini bermanfaat selain bermanffat kita juga dapat ilmu dan dapat menceritakan lagi kepada yang lain.
3.       Iya, manfaatnya kita dapat mengingat ceritanya dan kita bisa menceritakan kembali
4.       Sebelumada kegiatan membaca dan bercerita saya masih kurang bisa menulis. Setelah ada kegiatan ni saya lebih bisa menulis dan saya bisa bercerita kepada yang lain.

Tika
Kelas IX SMP PGRI 1 Karang Tengah
1.       Belum
2.       Aku mulai PD untuk bercerita dihadapan orang banyak
3.       Iya, manfaatnya sekarang aku tahu cara penulisannya, cara jeda bercerita dan banyak lagi
4.       Kemarin kemarin kemampuan ku dalam bercderita sangatlah jelek, tidak tahu cara bercerita dengan benar dibandingkan dengan sekarang, alhamdulillah sedikit bisa dalam bercerita

Prawiningsih (Wiwin)
Kelas 6 SDN Sudimara Timur
1.       belum
2.       Lebih PD dalam bercerita kepada orang lain, karena aku bisa menceritakan cerita yang aku baca dan mengembangkannya kepada orang lain, juga tahu cara penulisan buku
3.       Ya, bisa lebih PD
4.       Sebelum: aku belum berani menceritakan dan mengembangkan cerita
Sesudah: Lebih PD karena tahu
Triyaningsih
SMP PGRI 1 Karang Tengah Kelas 9
1.       Belum
2.       Lebih PD
3.       Ya, melatih mental
4.       Sebelum: Pengalaman sedikit, dalam bercerita masih belum baik atau masih malu malu
Sesudah: Lebih terlatih, jadi lebih PD

Edi Saputra
Kelas IV SDN Karang Tengah IV

1.       Belum
2.       Menambah ilmu membaca
3.       Ya bermanfaat sekali
4.       Sebelum: belum tahu cara mengembangkan cerita yang aku baca
Sesudah: Aku bisa sedikit mengembangkan cerita dalam buku








Tuesday, May 29, 2012

Canda Ceria dan Gembira


Canda Ceria dan Gembira
Oleh: Alda Elvionicha P. (TIWI)
Siswa kelas 2 SMPn 10 Kota Tangerang
Tema: persahabatan
Jenis: Fiksi


Kriing…bel berbunyi dua kali. Itu tandanya istirahat, tak kusangka temanku sudah menunggu didepan pintu. Sambil memangil namaku akupun langsung lari dan menghampirinya. 

Lalu aku (kami) berjalan menuju kantin sekolah. Aku membeli roti, sedang temanku vina membeli jus. Setelah itu kami menuju taman yang sangat bersih dan indah (di halaman sekolah).

Kami disana tertwa, mengobrol, bercanda dan bergembira. Tiba-tiba…dorr! (ada suara mengejutkan kami) ternyata ada salah satu teman sekelasku (kami) yang ingin ikut bergabung. Namanya Lia. Dia mengagetkan kami berdua. Untung saja aku dan vina tidak punya penyakit jantung (karena kaget sekali)

Setelah (asik) mengobrol kami bertiga bermain dengan rasa senang. Mjungkin bukan hanya aku, vina dan lia saja yang seperti ini, tetapi kita bagaikan sahabat yang ngga pernah pisah (tidak bisa dipisahkan) walau badai menghantam.

Kriiing…bel berbunyi lagi, itu pertanda jam istirahat sudah selesai. Akupun bilang sama mereka sampai jumpa nanti pulang sekolah ya?

“iya jangan lupa nanti kita pulang bareng ya?” jawab vina sambil membuang gelas plastik bekas ia minum jus (ke tempat sampah).

“iya aku tunggu di gerbang ya?” jawab juga Lia sambil menunjuk kegerbang.
Sehabis (setelah) itu, aku, vina, dan lia segera masuk kelas masing-masing, untuk belajar kembali sapai nanti saatnya pulang sekolah.
Dan akhirnya aku dan teman-temanku terbiasa seperti itu, istirahat bersama, pulang bersama dan lainnya.
Kamipun seperti sahabat yang selalu bercanda, ceria dan gembira, dan tertawa tetapi kami tidak lupa kalau teman ada yang sakit kami selalu ada saat suka maupun duka.